Kenangan Yang Menggetarkan Hati

52 komentar
Bismillahirrahmannirrahiim,

Sebetulnya, banyak kenangan indah yang terjadi dalam kehidupanku. Tapi kalau disuruh menuliskannya satu, maka ingatanku akan langsung tertuju pada sebuah kenangan yang hingga kini bila terlintas dalam ingatanku, masih tetap terasa getarnya di hati. Bahkan jika aku melihat fotonya, air mata tak mampu aku tahan lagi.

Momen itu adalah bagian dari liburan kami kemping bersama keluarga teman-teman suamiku di kaki Gunung Salak desa Cidahu Sukabumi. Acara kemping itu sendiri sebetulnya sudah merupakan sebuah kenangan manisku dan keluarga. Reuni kecil teman SMA suami dengan mengadakan kemping bersama keluarga rasanya seru banget. Ada 4 keluarga yang ikut termasuk keluargaku. Semua membawa anak dan istrinya. Sungguh sebuah keakraban yang bukan saja para suami yang dulu satu SMA tapi juga kami para istri dan anak-anak. Kami bekerja sama, bagi tugas, saling membantu, aaah... kompak sekali walau jarang sekali kami bertemu.


Dari keindahan acara kemping itu, ada sebuah momen yang aku maksudkan sebagai kenangan yang menggetarkan hati. Mungkin ada baiknya aku perlihatkan dulu fotonya supaya lebih bisa dirasakan bagaimana buncahan bahagiaku saat mengalaminya. Inilah momen yang amat sangat menakjubkan dalam kehidupanku.


Duh, bahkan saat aku mengupload foto ini saja, aku masih merasakan getar itu. Aku berterima kasih pada anak sulungku yang atas inisiatifnya sendiri mengambil foto momen ini. Dia sudah duluan melaksanakan sholat Ashar, jadi waktu melihat kami berjamaah, dia mengabadikannya segera. Bisa selalu mengenangnya sambil melihat fotonya. Hatiku merekam tiap sudut yang ada di foto itu, sebagai pelengkap getar-getar yang seindah irama lagu.

Sholat berjamaah dengan suami sebagai imam, aku dan anak-anak sebagai makmum, di antara pepohonan hutan Pinus... Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar! Tak bisa aku ungkapkan dengan kata-kata perasaan yang aku rasakan ketika itu. Bahagia? Lebih dari itu. Rasanya begitu dekaaaat sekali dengan Allah.

Aku ingat sekali, mataku bersibak dan beberapa tetes air mata mengalir ketika itu. Segera aku hapus dan mencoba kembali pada kekhusyukan sholat. Ciumanku pada punggung tangan suamiku seusai sholat, bersamaan dengan rasa syukur yang aku panjatkan pada Allah. Alhamdulillah, ya Allah... Atas ijinMu semua ini terjadi. Begitu nikmat anugrahMu. Berada di tempat itu dengan mengagungkan namaMU sungguh sebuah keindahan yang tak terkira. Berilah aku umur, agar hal tersebut menjadi sebuah kedamaian dalam keluargaku.

Mengajak anak-anak kemping sambil bertadabur alam, bisa lebih mendekatkan mereka kepada Sang Pencipta. Hutan, air terjun, gemericik air yang tak henti dan tak ada habisnya, adalah Maha Karya Allah yang begitu sempurna. Sedikit ketidaknyamanan dalam kemping mengajarkan bahwa anak-anak harus bisa menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi yang ada. Bukan hanya kita, orang tua yang perlu belajar bagaimana bertahan dalam situasi kondisi yang minim, anak-anak juga perlu. Hal ini bisa membantu mereka dalam mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah yang tidak mereka dapat di bangku sekolah.

Hari itu, kami semua terlihat bahagia. Hubungan kekeluargaan dengan teman-teman juga semakin erat. Walau hingga kini kami jarang berkumpul, tapi saling berkirim kabar masih terjalin baik. Semoga suatu saat diberi kesempatan oleh Allah untuk kembali berlibur bersama.




"Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway 'Sweet Moment' yang diselenggarakan oleh UnTu"




52 komentar:

  1. Mbaaak.... ngeliat fotonya aja udah kebayang gimana rasanya.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Foto itu sudah banyak bicara ya mbak :)

      Hapus
  2. Indah sekali memang foto itu. Saya jg pernah dulu, tp kemping ma teman2 kampus :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih indah lagi perasaan saya ketika mengalaminya mbak Leyla :)

      Hapus
  3. Sulit untuk komentar...hanya sebi=ongkah rasa bahagia melihat suasana dalam cerita...

    Semoga Allah melanggengkan kebahagiaan kalian..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Terima kasih mas Insan. Doa yang sama buat keluargamu.

      Hapus
  4. good luck ya bun, sneng lihat foto sholat berjamaahnya

    BalasHapus
  5. back to nature

    jalan jalan ke tempat yg alami memang terasa lebih menyegarkan dan menyenangkan, apalagi pakai tenda pasti akan terasa lebih seru bunda

    sukses ya bunda dengan GA nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seru banget memang. Bawa anak-anak kecil yang semula dikira akan repot, ternyata justru makin seru.

      Makasih ya mas Imam.

      Hapus
  6. seru sekali sepertinya..
    jadi pengen kemping juga..
    hehe..

    Makasih udah share ceritanya..
    OK. Tercatat sebagai peserta^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah sudah tercatat sebagai peserta. Terima kasih ya.

      Hapus
  7. hmmm asik ya.. jadi pengen

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengen apa nih mas? Kemping atau masak? :D

      Hapus
    2. kemping doonk, bun...

      Hapus
    3. Di Cilegon ada tempat kemping asyik ga nih?

      Hapus
  8. Seru baca tulisannya di atas...
    keakraban keluarganya dapet banget :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Semoga Allah selalu memberikan berkahNya pada kita semua.

      Hapus
  9. Seru kempingnya bunda, jadi pengen ikut *loh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kami juga udah pengen nih kemping lagi. Anak2 suka pasang tenda di halaman rumah buat obat kangen kemping.

      Hapus
  10. Liat foto sholat di alam terbuka, indah banget liatnya... :)
    btw, salam kenal ya mba..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal kembali De Widiani.
      Memang itu sebuah pengalaman yang dahsyat :)

      Hapus
  11. Melihat fotonya aja, hatiku ikut bergetar mbak, sungguh indah ya bisa selalu mengingat dan menjalankan perintah-NYA bersama-sama keluarga. Semoga kelak, kita pun dikumpulkan kembali bersama seluruh keluarga kita ya mbak..Aamiin..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.
      Memang benar mas Anton. Dalam sekali rasanya.
      Terima kasih doanya.

      Hapus
  12. Getar cinta Tuhan, cinta keluarga plus sesama dan cinta alam saling mengisi Jeng Niken. Menggetarkan hati kami penikmat tulisan bunda LAHFY. Salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syukurlah kalau tulisan sederhana ini bisa dinikmati. Tulisan mbak Prih juga bermakna :)

      Hapus
  13. Gema Takbir Menyapa Semesta,
    Membesarkan dan Mengagungkan Yang Maha Esa nan Maha Suci,
    Bersihkan Hati Kembali Fitri di Hari Kemenangan,
    Terkadang Mata Salah Melihat dan Mulut Salah Berucap,
    Hati kadang salah menduga serta Sikap Khilaf dalam Berprilaku,
    Bila Ada Salah Kata, Khilaf Perbuatan dan Sikap,
    Bila Ada Salah Baca dan Salah Komentar,
    Mohon Dimaafkan Lahir dan Batin,
    Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1434 H

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih pak Hari. Mohon maaf lahir dan batin juga.

      Hapus
  14. ini kunjungan perdana saya,
    semoga bisa menjalin silaturahmi..
    selamat idul fitri

    BalasHapus
  15. gak terlupakan banget yah Umi moment-nya.. :)

    oh iya Umi, minal aidiiin yah,. baru sempat bersambung silaturahmi lagiii :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang benar Ranii... itu pengalaman yang indah banget.

      Hapus
  16. Bener2 sweet banget momentnya! Kpn2 kita bikin ya, Bun! Hehe..

    BalasHapus
  17. Jd teringet waktu dulu masih aktif jalan :)
    Salam :)

    BalasHapus
  18. Bisa merasakan kesyahduannya mba..

    BalasHapus
  19. Hello mbak Niken.
    Semoga hari ini Menyenangkan ya.
    Adduhh... belum sempat blogwalking. Mohon Maaf Lahir Batin ya mumpung masih di suasana bulan Syawal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo juga mas Pri.
      Maaf lahir dan batin juga yaaa.

      Hapus
  20. Mentadaburin Maha Karya Tuhan bersama keluarga dan teman2 tentu mendatangkan rasa syukur ya mbak, keharmonisan alam dan sesama anggota keluarga begitu indah. So sweet. Thanks to Allah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget mas. Makin mengagungkan nama Allah.

      Hapus
  21. fotonya..adem banget...apalagi yang solat berjamaah itu bunda :)

    BalasHapus
  22. Kemping yang mengesankan.. apalagi bersama keluarga.. bisa botram juga ditambah games-games yang seru..
    Salam kenal mba..
    Ikutan GA di blogku yuk :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal kembali.
      Langsung meluncur ke tkp :)

      Hapus
  23. Camping dan tadabur alam, nice.. ide bagus buat aku dan anak2ku.. nyontek ah nanti :)

    BalasHapus
  24. Ada award spesial dari gamazoe, silahkan diambil yaa mbak Niken. Salam hangat dari gamazoe.. :)

    http://gamazoe.wordpress.com/2013/09/01/dan-pemenangnya-adalah/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Dhe, sudah diambil dipajang di LLG.

      Hapus

Tulislah Komentar Anda Dengan Santun